Welcome
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Etiam pharetra, tellus sit amet congue vulputate, nisi erat iaculis nibh, vitae feugiat sapien ante eget mauris.
Follow us




Latest projects
Ask a question
Link Blog
Senarai Blog Saya
Senarai Blog
Sample text
Blogger
Blogs
Labels
- Desaria
- Famili
- Iklan
- Ilahut
- Internship
- Koleksi Terbaik
- Lagu
- Pendidikan
- Penulisan Saya
- Pesan-pesanan
- Ramadan
- Remaja
- Renungan
- Tazkirah
- Tazkirah Ramadhan
- agama
- berita pilihan
- bimbingan dan kaunseling
- buletin
- ceramah
- ceramahku
- dadah
- fakta
- kaunseling
- kematian
- lawatan
- motivasi
- musibah
- perjalananku
- perjalananku di Aceh
- sahabat
- skb
- spada
- sufi
- taman desaria nilai
- tips
- umum
Alamak
Sami Yusuf
Link Cikgu
Makam-Makam Nabi
Blogger news
Diri Admin
Noorhisham Hamzah
Emel afraima@yahoo.com
FB facebook.com/skbangi
Blogger templates
Anda yang Datang
Link
Halaman
Dikuasakan oleh Blogger.
Ads 468x60px
About Me
Teman
Cari Blog Ini
fb komen
Featured Posts
Memaparkan catatan dengan label perjalananku di Aceh. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label perjalananku di Aceh. Papar semua catatan
Selasa, 23 Ogos 2011
Ceramah Terakhir Da'i Sejuta Ummat
Ketika saya di Aceh, sekitar 10 tahun lalu, tiap-tiap pagi radio Banda Acheh memancarkan suara beliau ke corong-corong radio. Sekitar jam 10.00 pagi. Ceramahnya di sukai ramai orang, dari anak kecil hingga orang dewasa. Bahkan ada anak-anak yang menghafaz syarahan beliau.
Label:perjalananku di Aceh | 0
ulasan
Sabtu, 13 September 2008
Di depan Masjid Raya Baitur Rahman dan Kak Nor
Misi dakwah ke Pulau Sabang atau Pulau Weh. Weh maknanya bergerak. Ini gambar di tasik dalam PUlau Sabang. dekat rumah Zainal, sahabat baik. tapi bahaya air tasik ni, tak boleh berenang. Ada rumpai yang gatal bila terkena. Naik perahu boleh la. Khabarnya kalau hujan ada dragon yang keluar bersama puteri hijau. Orang kampung tak berani seorang pun mandi kecuali cebok air dengan baldi je lah. Sebelah kiri Pak Amir dan Pak Khalid, kedua-dua sudah arwah, yang berpeluk tu Ujang, orang Sunda, sekarang di Australia, dan paling kanan Pak Buyung Medan. Yang duduk tu saya lah.
Label:perjalananku di Aceh | 0
ulasan
Langgan:
Catatan
(Atom)

