Welcome

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Etiam pharetra, tellus sit amet congue vulputate, nisi erat iaculis nibh, vitae feugiat sapien ante eget mauris.

Follow us


Ask a question

Name

Email

Question

Submit

Link Blog

Senarai Blog Saya

Senarai Blog

Sample text


Emel : afraima@yahoo.com..febook : facebook.com/skbangi
.Facebook : facebook.com/skbangi



Blogger

Blogger
Noorhisham Hamzah Sarjana Sosial Islam, Kaunselor SK Bangi, Ijazah Sarjana Muda Indonesia, Ijazah Lanjutan, Drug Abuse, USIM, Emel afraima@yahoo.com

Makam-Makam Nabi

Blogger news

Diri Admin

Noorhisham Hamzah
Emel afraima@yahoo.com
FB facebook.com/skbangi

Blogger templates

Jika terdapat sebarang persoalan untuk dijawab, boleh lah di hantar ke afraima@yahoo.com afraima@yahoo.com

Anda yang Datang

Twitter

Link

Terima Kasih Atas Kunjungan Ilmu dikongsi,ganjaran diharap

ShoutMix chat widget

Pelawat

Halaman

Dikuasakan oleh Blogger.

Twitter

Ads 468x60px

About Me

Teman

Cari Blog Ini

fb komen

Featured Posts

Selasa, 15 September 2009

TINJAUAN TAHAP KESEDARAN ISU DADAH DI TEMPAT AWAM

Rabu, 9 September 2009:- Para Pelajar SPADA sekali lagi diberi tugasan untuk menjalankan Kajian Tinjauan Tahap Kesedaran Isu Dadah dan pada kali ini dilakukan di tempat awam. Kami bergerak untuk menjalankan kajian tersebut dalam beberapa kumpulan. Setiap kumpulan mendapatkan responden di tempat yang berbeza-beza antaranya di Chow Kit Road, Pasaraya SOGO, Pudu Raya dan lain-lain.
Ann Farhana...kami sering mendapatkan pandangan beliau dalam melaksanakan tugasan yang diberikan kepada kami.....

Cuba mendapatkan kebenaran daripada pihak Pengurusan KLCC untuk menjalankan Tinjauan Tahap Kesedaran Isu Dadah Di tempat Awam....namun kebenaran itu tidak diberikan kepada kami.

Mereka tidak berputus asa, sebaliknya kami membuat keputusan untuk ke Jalan Chow Kit



Ahad, 13 September 2009

Kajian Kes 1 : Punca Sebuah Penagihan

"Tulisan ini membongkar punca penagihan terjadi dikalangan masyarakat, tidak terkecuali dari sekolah aliran Arab, untuk lebih detail, saya mengajak saudara sejenak berpaku di sini ".


Pada pagi 29 Januari 2009, saya telah diperkenalkan kepada seorang pemuda yang berusia 36 tahun yang sedang menjalani Pengawasan di bawah Agensi Anti Dadah Kebangsaan, sebuah daerah di Johor. Saya telah memaklumkan kepada pegawai disana bahawa saya memerlukan satu kes untuk dijadikan kajian kes pada 28 Januari 2009 yang merupakan hari pertama saya memulakan praktikum di AADK, Batu Pahat. Sebelum memperkenalkan diri klien, Pegawai tersebut telah menjelaskan kepada saya latar belakang dan beberapa maklumat penting tentang klien kajian kes kepada saya.


sambung

Modus Mendapatkan Dadah


Selesai itu, hujan reda semula. Saya sempat berbual pendek dengan seorang pelatih yang bakal keluar. Asal Labuan. Dia menceritakan penyesalannya dan bersyukur dapat masuk membina diri di PUSPA.

Saya bertanya modus operandi mereka mendapatkan bekalan dadah. Tiga kali seminggu mereka ke Kota Kinabalu dengan bot 3 enjin dalam masa 4-5 jam. Dalam sebulan, pendapatan mereka boleh mencecah 5 hingga 6 ribu ringgit. Mana tidak mata mereka menjadi juling.

Saya bertanya, adakah mereka tidak bimbangkan serbuan polis marin?

“Kalau maritim kami takut. Tapi, kalau polis, marin, bos-bos kami sudah mengatur di atas”. Ertinya rasuah disuap kepada mereka yang berkenaan.

Demikian perbualan lebih kurang kami berakhir. Terima kasih Ust Yusrino Yusuf yang menghantar undangan. Sumber

Nuurun 'Ala Nuur

Cahaya di Atas Segala Cahaya

nur Nuurun Ala Nur Lewat bait2 yang indah dalam kitab syaraful Anam, Al barzanji mengelukan-elukan kelahiran Muhammad sang Rasulullah SAW. Dengan kagum, Ucapnya, Wahai nabi, dirgahayu engkau.
Wahai Rasulullah SAW,
Sejahteralah engkau.
Wahai kekasih, berbahgialah engkau, berkat dan redha Allah SWT untukmu.

Telah terbit purnama bagi kami dengan kehadiranmu. Maka pudarlah bintang gemintang oleh cahaya mu. Tiada wajah seindah milikmu, kemilau menghamparkan suka ria, di alam semesta. Engkau mentari, engkau purnama, engkau cahaya di atas cahaya, engkau mahkota, engkau pelita.


Wahai keksih Muhamad, terpujilah engkau pendamai timur dan barat. Wahai yang disegani , wahai yang dipatuhi, wahai pemimpin dua kiblat, dahulu dan kini. Betapa beruntung yang dapat menatap wajahmu. Engkau lah bapak dan ibu yang penuh kasih sayang. Bengawannmu jernih, air minum bagi kami di hari kebangkitan.

Kelahiran dan masa kecilnya.

Seorang wanita ayu yang bernama Qatala yang pernah jatuh cinta kepada Abdullah bin Abd Mutalib, pada suatu hari tanpa sengaja berpapasan dengan pujaannya itu. Dengan keheranan ia bertanya, betulkah engkau abdullah putra Abdul Mutalib ?

Pemuda tampan itu menjawab, sudah sangat berubahkah wajah saya, sampai engkau tidak mengenali aku lagi ?

Ya sangat berubah, sahut Qatala. Dulu ada cahaya terang memancar dari keningmu, sekarang telah pudar sama sekali. Engkau tiada beda dengan para pemuda arab lainnya. Adakah sesuatu yang menimpamu?


Abdullah menggeleng, “tidak ada” Kecuali aku sekarang sudah menjadi suami Aminah, dan sebentar lagi aku akan di panggil ayah Aminah bt wahab bin abd Manaf ? Ujar Qatala. Ketika Abdullah mengangguk, wanita itu menambahkan, berbahgialah aminah. Cahaya berderang di keningmu itu ku harapkan bakal masuk ke rahimku seandainya aku berhasil menjadi isterimu. Kini aminahlah yang menerima karunia itu. Anakmu akan memimpin umat manusia sebagai utusan Allah SWT, sambung wanita penelaah kitab2 suci itu.


Abdullah bahkan amat bahagia mendengar kabar nubuwwah itu. Ia TIDAK menyesal telah KEHILANGAN cahaya berderangnya, karena sinar suci itu telah mengeram di benih yang tengah tumbuh dalam rahim Aminah. Mungkin ia pun tidak berduka andaikata tahu, bahawa 2 bulan menjelang isterinya melahirkan, ia harus menghadap Yastrib dalam perjalanan niaganya.

Itulah ketetapan Allah SWT. seorang kekasih Tuhan yang akan hadir di persada bumi, mesti terbiasa menerima cobaan sejak dini. Awal perjuangan seorang pemimpin agung telah dimulai. Awal penderitaanya dan awal kebahgiaan umatnya.

Demikian pada hari senin 12 rabiul awal tahun gajah, bertepatan dengan 29 augus 571 M, lahirlah bayi itu sebagai anak yatim. Detik2 terakhir sebelum ia muncul di alam dunia, ibunya bermimpi mendengar suara ghaib (Maryam dan Ibu Nabi Isa ) yang menyuruhnya memberi nama Muhammad kepada putranya. Maka, kendati abd muthalib sang kakek, telah merancang nama lain,. Amar / Bisikan dari langit itulah yang dipatuhi.


Sudah menjadi kebiasaan bagi para pemuka suku quraisy mempercayakan anak mrk kepada penduduk desa, agar dapat menghirup hawa yang bersih dan lingkungan sehat. Begitu pula muhammad, ia harus dipisahkan dr ibu kandungnya, sementara untuk disusui oleh wanita desa yang jauh dari angkara. Kebetulan saat itu ada 12 orang perempuan badui dari suku Bani Saad yang menunggu anak asuh. Semua pasti mudah memperoleh rezki, kecuali Halimah yang bertubuh kurus. Herannya justru perempuan pucat namun tampak lembut itulah yang dipilih abd muthalib untuk menjadi ibu susunya.

Halimah bercerita , kala itu kami sedang mengalami musim kering yang panjang. Suamiku Harits bin Abdul Uzza tak mampu memenuhi kebutuhan keluarga. Lalu kami turun ke kota untuk mengkais belas kasihan orang. Suamiku mencari pekerjaan, dan aku berharap mendapat anak susuan.


Namun betapa pedih dan malang nasibku. Air susuku terlalu sedikit untuk mengeyangkan bayiku sdiri, bgmn pula bisa mencukupi berdua dg anak orang lain ?


Ya tuhan, alangkah ajaibnya, tatkala ia menaruh Muhammad di gengdongannya, tiba2 buah dadanya mengelembung dan air susunya pun mengkucur melebihi biasanya. Sehingga kedua anak itu tampak puas menghisapnya. Itukah salah satu mukjizat Muhammad? sejak kecil sudah mampu memberikan berkah bagi kaum lemah ?

Kemuliaan Membela Dhuafa.


Di india ada seorang pemimpin yang hidupnya amat sederhana. Ia tdk mau berpakaian kecuali hasi tenunan nya sendiri. Kalau berpergian dg belanja negara, ia memilih naik keretapi kelas tiga. Sampai2 seorang wartawan terperanjat memergokinya. Dg heran , reporter asing itu bertanya, “kalau tdk salah, tuan adh Mahatma Gandhi ?”

Nama saya Karamchand Mohandas Gandhi, ttp rakyat menyebutku begitu. Ada apa? tanya sanga pemimpin yang sedang berada di gerbong jelata itu.


“tuan ini orang besar. Tapi mengapa naik keratapi yang kelas tiga? “ Tanya si wartawan.

Dengan polos Gandhi menjawab, “Karena tidak ada yang kelas empat, “ Jawaban ini jelas menunjukan peribadinya yang mulia. Tapi betapa malang akhir hayatnya. Gandhi wafat tidak di atas ranjang, yang indah, melainkan dihabisi oleh seorang pembunuh. Tragisnya, si pembunuh bukan musuhnya, namun salah sorg murid yang mencintai dan sangat dicintainya, yaitu pengikut agama Hindu fanatik bernama Nathuram Godse.


Tragedi itu terjadi di Taman Birla House di New Delhi, pada upacara sembahyang massal. Dr tengah kerumunan umat yang menyemut, muncul Nathuram Godse yang langsung bersimpuh di lutut Gandhi. Pemimpin bijak itu mengusap kepala sang murid. Tetapi tanpa di duga sebelumnya, Nathuram Godse Mengeluarkan sepucuk pistol dari bali jubahnya. Ia menembak Gandhi tiga kali. Matilah pemimpin besar itu seraya memanggil Tuhannya, “Rama… Rama… “.


Nathuram di tangkap dan diintegrosi oleh yang berwajib. Dg terbata-bata ia mengaku, “Saya bunuh Gandhi bukan karena benci. Saya tembak dia lantaran pemimpin tercinta ia sangat menghormati Nabi Umat Islam yang bernama Muhammad”.

Terekam dalam buku “Mohammad and the Teachings of Qoran” Mahatma Gandhi memuji, “Hazrat Mohammad is the greatest prophet ever known in the world. I shed tears every time I read how he suffered voluntarily for the sake of the humble people. Yang mulia Muhammad adalah nabi teragung yang pernah dikenal atas muka bumi. Saya mengkucurkan air mata tiap kali membaca betapa dia rela berkorban demi kepentingan rakyat jelata”.


Subhanallah. Pantas kiranya jika umat islam lebih mengcintai Rasulullah SAW di atas cintanya kepada diri sendiri. Sebab tiada pemimpin yang berani sengsara untuk keselamatan umat yang dipimpinnya kecuali Muhammad Al Amin (Q.S At-Taubah : 128-129) yang lahir di Makkah dan wafat di Madinah bukan tanah kelahirannya itu.


Napoleon Bonaparte, yang dijuluki Singa Eropa ketika akan mati akibat penyakit malaria di Pulau Elba, yang dipanggil-panggil bukan rakyat Perancis, melainkan kasihnya, Josephine. Demikian juga Adolf Hitler, yang ditudingan telunjuknya bisa menjatuhkan korban ribuan manusia tewas di kamar gas, saat akan mati di sebuah bunker di Berlin yang disebut2 bukan rakyat Jerman. Tetapi gundiknya Eva Braun. Sedangkan Muhammad, pada saat 2 penghabisannya, tatkala lidahnya sudah kelu dan bibirnya sudah berat, yang diseru mll lidahnya adalah, “Ummati….ummati….Umatku…Umatku.”

Maka kuburannya belum kering sesudah jenazahnya di makamkan di masjid Nabawi, isterinya Aisyah berdiri dg khusyu seraya sepasang bibirnya mengguman, “Ya man lam yalbasil harira wa lam yanam ‘alal farsyil watsiri, ya man ikhtaral hashira’alas sariri, ya man lam yasyba’ bathnuhu min hubzis sya’iri, anta lam yanam thulal layalimin khaufis sa’iri alal muznibin.


“Wahai lelaki yang tak pernah memakai sutra selaku pemimpin, dan tak pernah tidur di atas tilam yang emput. Wahai lelaki yang suka beristirehat di dipan yang kasar daripada rajang yang mewah. Wahai lelaki yang sampai saat meninggal mu, perutmu tak pernah kenyang dengan gandum roti yang lezat. Engkau sering tak memicingkan mata beberapa malam karena mencemaskan neraka yang mengancam umatmu yang berdosa”.


Aisyah teringat ketika pada suatu malam rasulullah meronda hingga larut. Karena capek menunggu, ia menggelar tikar dibelakang pintu. Tanpa sengaja ia tertidur lelap. Rasullah sebentar kemudian tiba. Diketuknya pintu pelan-pelan hingga tiga kali. Aisyah tidak terbangun. Rasulullah bukannya menggedor-gedor pintu lebih keras. Beliau mengumpulkan daun0daun kurma kering dan menumpuknya di muka pintu. Lalu dibentankan serbannya, disitulah beliau tidur sampai menjelang subuh.

Betapa agung akhlaknya, betapa mulia namanya. Sungguh celaka orang yang berani memfitnahnya. Seperti Hendrick Willem van Loon yang menulis dalam bukunya “The Story of Mankind” ujarnya “Rupanya ia (Muhammad saw) pernah mengidap penyakit epilepsi dan sangat menderita oleh igauan-igauannya ketika ia bermimpi yang aneh-aneh dan mendengar seolah suara Malaikat Jibrail, yang kemudian nya igauan-igauan itu ditulis dalam sebuah kitab yang dinamakan Al-Qur'an “.


Fitnah ini, dan fitnah2 berikutnya, tidak pernah mampu memadamkan cahaya kesuciannya, karena ia memang cahaya di atas cahaya. Nuurun a’la Nuur. Malah tak sedikit pendeta , pastur, dan uskup serta orang-orang kepala keras berduyun-duyun masuk ke dalam barisannya, barisan pengikut dan pembela satia Sang Rasul Junjungan.

Wahai pemuka para Nabi, wahai Imam para rasul, wahai pujaan yang dikuduskan namamu, dengan bibir-2 kami yang lemah ini, kami bermohon kepada Allah terimalah kami sebagai penganut agamamu. Biarkan kami berikrar dengan teguh, Rhaditu billahi rabba, wabil islami diena, wal bil qur’ani imaman, wa bi muhammadin nabiyyan wan rasulan. Amin.


Dipetik dari Majalah Amanah, hlm.86-88 1994

Banda Aceh.1998

Ubah Background Lebih Besar

Layout/Edit HTML/KLIK_Expand Widget Templates/

Untuk keselamatan anda, sila copy dahulu semua isi dalam kotak tersebut dan simpan pada 1 folder khusus.

Baik, untuk mendapatkan saiz sebenar background pada bahagian main atau background, dari saiz asal, cuba ubah menjadi lebh besar, cuba preview dulu, tengok hasilnya.

Dibawah ini adalah contoh saiz pada blog saya sekarang iaitu 555px;

#main { float: right; width: 555px;

"Boleh juga mencuba dari sebelah left menjadi right,sila test.."

Kalau di website, itu agak lebih mudah bagi saya, untuk perbesar dan memperkecilkan saiz, biarpun ianya terdiri dari 3 kolom. Sila lihat link
Sabtu, 12 September 2009

Cara masukkan gambar ke blog

Panduan untuk meletakkan foto dalam blog.

Walaupun sudah lama juga berblog, namun ilmu tambahan sentiasa kena cari untuk menguruskan laman web dan blog ini. Baik, berikut adalah cara untuk anda letakkan foto selain daricara biasa dengan mengklik ikon foto dalam blog.

Dapatkan gambar tersebut dengan cara

1.Anda perlu upload kan gambar tersebut ke http://picfu.net atau mana-mana pembekal. Dapatkan url (alamat) bagi foto tersebut. Klik kanan dan lihat properties.

Antara " " (2 titik-titik) berikut, masukkan alamat atau url page tadi. Untuk memposisikan gambar itu, selepas titik (") yang akhir masukkan align="left"/>

Tok Kenali yang dikenali

Haji Mohd.Yusoff Ahmad.

Tokoh ulama Kelantan paling masyhur, malah termasuk antara ulama besar dan wali Semenanjung Melayu. Beliau hidup dengan Tuan Husein Kedah, Pak Wan Sulaiman (Syeikhul Islam Kedah), Haji Abdullah Fahim (Mufti Pulau Pinang), Haji Abu Bakar Alim (Muar), Haji Mat Shafie Losong (Terengganu) dan lain-lain. Guru pondok yang sangat dihormati, bahkan hingga sekarang pun namanya masih menjadi bualan dan disebut ramai.

Nama sebenar tokoh pendidik yang dilahirkan di Kg. Kenali, Kubang Kerian, Kota Bharu pada 1287H/1870M ini ialah Haji Mohd. Yusoff Ahmad.

Beliau menuntut ilmu di Makkah selama 22 tahun (1305H – 1327H). Sangat alim dalam ilmu tatabahasa Arab (nahu/soraf), malahan beliaulah yang merintis kemasukan mata pelajaran ini ke dalam kurikulum pengajian pondok (sebelum ini, tertumpu pada usuluddin, fiqh dan tasawuf sahaja).

Karya Tulisan

Walaupun Tok Kenali tidak meninggalkan karya tulis yang besar seperti Tuan Padang, Tuan Tabal dan Tok Wan Ali Kutan, namun beliau berjaya melahirkan satu angkatan ulama pelapis paling berwibawa – bukan sahaja di negeri Kelantan, tetapi juga di luar Kelantan. Antara murid-murid jempolannya termasuklah : Hj. Mat Jebeng (kemanakannya), Hj. Che Mat Padang Mengkali, Lebai Deraman Pasir Mas, Hj. Seman Sering (Syeikh Osman Jalaluddin al-Kalantani), Hj. Yaakub Lorong Gajah Mati, Hj. Abdul Kadir Melor, Hj. Abdullah Tahir Bunut Payong, Hj. Yusoff Padang Bemban, Hj. Awang Lambor, Dato’ Hj. Ahmad Maher al-Azhari, Hj. Ali Pulau Pisang, Hj. Abdul Majid Kayu Rendang, Hj. Mat Pauh, Hj. Awang Serendah, Hj. Daud Bukit Abal, Hj. Awang Beta, Hj. Hamzah Padang Bemban, Hj. Ismail Perol, Dato’ Hj. Ismail Yusoff, Hj. Abdul Rahman Lubok Tapah, Hj. Hasbullah Bot dan Hj. Nor Bot. Manakala dari luar Kelantan pula tersenarai pula nama-nama seperti Hj. Wan Abdul Latif Jerteh, Hj. Zainal Abidin Dungun, Dato’ Hj. Hasan Yunus al-Azhari (Menteri Besar Johor), Dato’ Hj. Abdul Rahim Yunus (Mufti Kerajaan Johor), Hj. Abdul Wahid Osman Sungai Udang, Hj. Ibrahim Bongek Rembau, Syeikh Mohd. Idris al-Marbawi al-Azhari Kuala Kangsar, Hj. Osman Bukit Besar, Hj. Abdullah Abbas Nasution Jitra, Hj. Bahauddin Sumatera Jeneri, Hj. Hasan Lampung, Hj. Yaakub Legor dan Tok Lata (Patani).

Di samping itu, dua orang putera Tok Kenali sendiri – Tuan Guru Hj. Ahmad dan Syeikh Mohd. Saleh Kenali (menetap di Makkah) – juga tergolong ulama dan pendakwah yang berjasa besar.

Nyatalah rumusan yang menyebut Kelantan sebagai “Serambi Mekah” itu sangat terkait dengan kehebatan dan kemasyhuran nama Tok Kenali.

Tok Kenali kembali ke rahmatullah di kediamannya pada pukul 7.30 pagi Ahad 2 Syaaban 1352 bertepatan 19 November 1933 dan dikebumikan di Kubang Kerian.

Sumber

Tukar Screen Laptop

Gara-gara terlalu lasak, diguna dimana-mana, sehingga hampir tidur pun kadang-kadang masih menggunakannya. Satu pagi waktu terbangun dalam kegelapan terpijak lah sedikit laptop, akibatnya skrin lap top saya tak boleh nak paparkan gambar sepenuhnya. Call Imbi dan Plaza Lao Yat tanya ganti, RM600-RM700. Fulamak.... boleh beli lap top baru yang kecil. Tapi semalam hanya RM400.00 sahaja. Nasib baik dapat murah.

Bukan ku pinta lahir begini (Ulangan)

"Tulisan ini sering mendapat respon yang baik dari pembaca, oleh itu, ianya disiar ulang untuk manfaat pada yang belum membacanya"

Keadaan keluarga yang bercelaru, bapa tak pernah sholat, ibu sangat tinggi cemburunya, keluarga ku hancur, aku tinggal dengan ibu selepas bapa bercerai, malang bapa kahwin lain, aku tak dapat menerima kehadiran ibu tiri yang baik didepan dan lain pula dibelakang.

Aku lari ke rumah ibu, ibu pula tak menerima, kerana tak cukup wang untuk membesarkan aku, aku lari ke rumah abang dan kakak, mereka pula halau supaya aku ke rumah bapak. Sedihnya aku, tiada siapa yang tahu. ke mana harus kaki ku membawa diri.

Akhirnya aku mengambil keputusan untuk terpaksa lari membawa diri, dengan segalas beg, aku naik keretapi dari Raub, aku ingin ke Melaka sebenarnya, tapi aku sesat di jalan, ku telah turun di Negeri Sembilan

Ketika aku berjalan seorang diri di sana, seorang India menyapaku dengan bertanya, kemana kamu anak kecil mahu pergi, jawabku yang ketika itu 14 tahun, mau tak mau, au terpaksa ceritakan hal yang sebenar, aku lari dari rumah dan tak mahu balik lagi. India itu tunjukkan aku kedai kawannya, di situlah aku bekerja sehinga beberapa tahun.

Aku makan macam cina makan, apa yang mereka makan, itu jugak yang ku sumbat ke dalam perutku. Aku tinggal bersama dengan rakan2 serumah sewa. Aku hairan melihat brother yang lebih besar dari ku menghisap ganja, mereka menyalakan hujung rokok, tapi sampai sudah mereka tak hisap, ooo baru ku tahu....mereka hayal rupanya.

Terdetik dalam hatiku ingin juga mencuba, entah bagaimana rasanya khayal, siapa mahu larang aku, akhirnya aku pun mencuba.

Kisah ini membawa kepada aku menjadi penagih ganja dan akhirnya heroin sehingga aku di tangkap dan masuk ke pusat serenti di Johor. Malang pusat serenti itu, kerana 4 bulan aku lari bersama 3 orang rakan yang lain. Malang pula nasib aku, tertangkap lagi, kini dipenjara di Penor selama setahun, keluar penjara aku kerja car wash, namun dadah tetap aku sukai, kemudian ditangkap lagi, kali ini dihantar ke Pusat Serenti di Kedah, 4 bulan kemudian arahan supaya aku dihantar ke Pusat Serenti ini.

Aku masih belum faham, kenapa harus aku tinggalkan dadah, sedangkan ianya sangat bermakna buatku.

Hayati, dimana silapnya seorang bapa sehingga anak bercelaru dan kini tidak tahu pun apakah kehidupan itu ada atau tidak selepas meninggal kelak???

Demikian coretan sedikit dari pengalaman saya bersama saudara X, kisah ini akan saya sampaikan dalam kuliah terdekat.
Jumaat, 11 September 2009

Penyesalan Tuan Sya'ban

Diceritakan oleh guru saya (Drs. Tengku Tarmizi Dahmi) ketika mengikuti kuliah mingguan (Bidayatul Hidayah) di rumah beliau, Kampung Lam Duro, Aceh Besar, Darussalam pada tahun 2001. Bahawa pada zaman Rasulullah, terjadi sebuah kisah.

Pada satu subuh, seperti biasa, suasana agak gelap, manalah ada lampu macam sekarang, ketika bilal qamat untuk sholat subuh, ada satu ruangan yang tidak dipenuhi, padahal menjadi kebiasaan sahabat akan memenuhi saf-saf tersebut. Tempat itu sebenarnya sentiasa diduduki oleh salah seorang sahabat, kebiasaannya, dia tidak pernah tidak datang solat subuh. Maka sahabat membiarkan tempat itu kosong, (mungkin dihujung) kerana menghormati tuannya.

Begitu selesai sholat subuh, Rasulullah dan sahabat bergegas ke rumah sahabat tadi. Dari jauh kedengaran suara perempuan menangis...rupanya rumah itu ialah rumah Tuan Shaban kata guru saya.

Suami Meninggal. Nabi bertanya pada isterinya, ada apa gerangan menyebabkan Tuan Syaban tidak hadir ke masjid pagi ini? Suami saya meninggal ya rasulullah... (Mungkin ada perbualan lain) Nabi lalu bertanya, apakah ada tanda-2 sebelum ini dia akan meninggal? Tiada jawab isterinya. Ada tak (pesanan) atau sesuatu yang dia ucapkan sebelum meninggal.?

Tak ada Ya Rasullulah.Cubalah ingat2, mungkin ada kata Nabi. Oh ya, saya baru teringat, ada kata-kata yang dia ucapkan,tapi saya tidak faham apa maksudnya.(Ada tanda-2 biasanya kalau seseorang hampir dengan ajalnya )

Dia sering mengucapkan 3 kalimat ini. "lau kaana ba i'daa, lau kaa na jadida, lau kaana jamia" Nabi adalah manusia yang boleh berhubung dengan ALLAH, lalu berdoa menanyakan akan Tuhannya apakah maksud kalimat tadi.

Peristiwa yang
datang ketika ajal hampir.

Rupanya ada beberapa peristiwa yang pernah terjadi dalam hidup Syaban sewaktu dia masih hidup. Dan peristiwa ini ditayangkan kembali kepadanya ketika dia hampir2 meninggal dunia, bagaimana balasan Tuhan dengan syurga dan segala kenikmatannya khas untuk Syaban, akibat beberapa amalannya.

1. Peristiwa pertama, dia pernah menolong orang buta melintas jalan. Bayangkan tuan2 jalan di Mekah waktu itu, hanya beberapa langkah, tidaklah sebesar jalanraya kita sekarang ini. Maka Tuhan menayangkan balasannya di syurga kepadanya. Sebab itu dia menyesal dan berkata, "Lau kaa na ba iida " Alangkah bagusnya jika lebh jauh lagi (jaraknya).

2. Peristiwa kedua, ketika dia menuju ke masjid untuk solat subuh, ada seorang perempuan bersama anak kecil di luar pintu masjid dalam keadaan kedinginan. Entah dari mana perempuan miskin ini. Tuan Syaban sempat merenung sekejap, bahkan perempuan itupun sempat melihatnya. Syaban seolah-olah terdengar suara bisikan perempuan itu, engkau tidak tahukah, bahawa daku dan anakku ini dalam keadaan kesejukan? Melihat akan keadaan dia kesejukan, lalu tuan Syaban membuka satu baju sejuknya yang dia pakai dan diletak kan di atas perempuan itu, lalu dia memasuki masjid tanpa berkata apa-apa.

Ketika saat hampir sakaratul maut, dia berkata, "Lau kaana Jadiida" Alangkah bagusnya jika (aku bagi baju) yang lebih baru.Rupanya dia menyesal kerana amalnya hanya memberikan baju yang sudah agak usang (almaklum, baju sering dipakai untuk menutup sejuk dan panas).

3. Peristiwa ketiga, ketika dia duduk di rumah, lalu didatangi seorang perempuan membawa seorang anak, "tolooong, saya dan anak lapar... " kata perempuan itu.Lalu Syaban ke dapur dan mengambil seketul roti (arab), lalu dipatahkan 2. Satu bahagian diberikan kepada perempuan itu dan sebahagian lagi disimpannya untuk dia dan keluarganya makan.

Rupanya peristiwa sempat dirakam oleh Malaikat dan ditayang semula sebelum dia meninggal dunia. Alangkah menyesalnya Tuan Syaban sebab memberikan hanya separuh dari roti itu, sebab itu dia berkata "Lau kaana jamian" Jikalah....aku bagi semuanya...(tentu lebih besar pahala dan balasannya)..

Upgrade Amal

Demikianlah secupil kisah untuk pembaca blog saya, Semoga ada manfaatnya. Ingatlah....kalau Syaban yang sudah berbuat baik pun menyesal kerana masih belum maksimum amalnya, inikan kita pula yang beramal acah-acah dan main-main. So, kita mesti serius dan upgradekan amal kita. Sehingga kita menjadi hamba sebagaimana terlukis dalam Al-Quran, "Radiallahu anhum, wa radhu anhu.."Allah Taala redha kepada mereka..dan mereka pun redha terhadap ALLAH.

Marilah teruskan beramal....jangan nanti nyawa di kerongkong, baru kita menyesal tak sudah. Peringatan untuk diri sendiri jugak.
Khamis, 10 September 2009

Dadah di Pusat Serenti

Sering juga soalan ini diajukan pada saya, apa lewat di internet atau dalam siri ceramah-ceramah, termasuk di sebuah Surau (Darul Hidayah) di Hulu Langat, "betulkah di dalam pusat serenti masih ada dadah?" hemmmm.

Jawapan :

Selama 3 bulan saya di Pusat Serenti PERSADA Sungai Besi, dan juga dalam siri lawatan ke mana-mana pusat termasuk Raub, Papar dan Pusat Serenti Wanita di Bachok. DADAH memang dilarang keras disana. Bahkan di PERSADA, (pusat serenti sukarela), penghuninya amat marah jika ada kawan mereka yang kembali terjebak mengambil dadah. Kerana ini melambatkan proses pemulihan mereka.

Tidak dinafikan, seorang penagih berkata, "Jika dicampakkan dadah di dalam pusat ini, semua orang akan berebut-rebutnya". Namun demikian, dalam keadaan begitu, tidak dinafikan, ada juga tembakau, mereka menghisapnya dengan kertas, ketika mencuri -curi keluar ke tandas. Disitulah beberapa orang bergilir-gilir menyedutnya. Pihak pusat tidak berkeras dalam hal ini, kerana mereka ingin berhenti mengambil dadah seperti heroin, dan sekarang mereka hanya melepaskan rindu pada rokok daun.

Bahkan di pusat Pemulihan Pondok Remaja Inabah, Kuala Nerang, yang menerapkan nilai-nilai tasauf dalam pemulihan melalui teknik dzikir, pun membenarkan penghuninya merokok daun. Hal ini saya saksikan sendiri ketika lawatan ke sana tahun 2008.

Berbalik kepada soalan tadi, adakah di pusat ada dadah?

Saya punya jawapan, Berdasarkan pengalaman saya, Dadah tidak ada. Pihak AADK memang menjadikan dadah sebagai musuh nombor SATU negara. Dan masyarakat diminta bersama-sama membantu negara membanteras musuh nombor satu ini.

Kalau begitu, bagaimana teknik pemulihan yang sebenar?
Rabu, 9 September 2009

Pasport Murah ; Baru

Pasport 2 tahun rm100

ALOR SETAR - Kementerian Dalam Negeri (KDN) akan memperkenalkan Pasport Malaysia Antarabangsa (PMA) alternatif dengan bayaran cuma RM100 untuk tempoh sah laku dua tahun mulai 1 Oktober ini.

Pasport versi murah itu diperkenalkan bertujuan meringankan beban rakyat yang mungkin hanya memerlukan dokumen itu untuk satu perjalanan tertentu atau bagi kadar penggunaan yang tidak kerap.

Sebelum ini, terdapat dua pilihan kategori pasport iaitu RM300 untuk 32 muka surat dan RM600 bagi 64 muka surat dengan kedua-duanya sah laku lima tahun.

Maafkan Cikgu...

Saya sangat mengkagumi kerjaya sebagai guru sekolah. Sebuah kisah yang saya paparkan ini saya ulangi dari kisah benar seorang guru beberapa tahun yang lalu.

Ceritanya:

Saya mengajar di sekolah rendah di tengah2 bandaraya Kuala Lumpur. Saya mengajar sesi petang. Salah seorang murid saya setiap hari datang lambat ke sekolah. Kasut dan bajunya selalu kotor. Setiap kali saya bertanya tentang baju dan kasutnya dia hanya berdiam diri.
Saya masih bersabar dengan keadaan pakainnya, tetapi kesabaran saya tercabar dengan sikapnya yang setiap hari datang lambat. Pada mulanya saya hanya memberi nasihat. Dia hanya menundukkan kepala tanpa berkata2 kecuali anggukkan yang seolah2 dipaksa. Kali kedua saya memberi amaran, dia masih juga mengangguk tetapi masih juga datang lambat keesokannya. Kali ketiga saya terpaksa menjalankan janji saya untuk memukulnya kalau masih lambat. Anehnya dia hanya menyerahkan punggungnya untukdirotan . Airmata saja yang jatuh tanpa sepatah kata dari mulutnya.

Keesokan harinya dia masih juga lambat, dan saya memukulnya lagi. Namun ia masih tetap datang kesekolah dan masih tetap lambat.

Suatu hari saya bercadang untuk mengintipnya ke rumahnya. Setelah mendapatkan alamatnya, saya meneruskan niat saya. Dia tinggal di sebuah kawasan setinggan tidak berapa jauh dari sekolah. Keadaan rumahnya sangat daif. Saya nampak murid saya itu sedang berdiri di depan rumahnya dalam keadaan gelisah. Seorang wanita yang mungkin ibunya juga kelihatan gelisah.

Lebih kurang pukul 1.30 seorang anak lelaki sedang berlari2 sekuat hati menuju ke rumah itu. Sambil berlari dia membuka baju sekolahnya. Sampai di depan rumah baju dan kasutnya diserahkan pula kepada murid saya yang terus bergegas memakainya. Sebelum pakaian sekolah sempurna dipakai, dia sudah berlari ke arah sekolah.

Saya kembali ke sekolah dengan penuh penyesalan. Saya memanggil anak itu sambil menahan airmata yang mula tergenang.

"Maafkan cikgu. Tadi cikgu pergi ke rumah kamu dan memerhatikan kamu dari jauh. Siapa yang berlari memberikan kamu baju tadi?"Dia terkejut dan wajahnya berubah.

"Itu abang saya. Kami kongsi baju dan kasut sebab tak ada baju lain. Itu saja baju dan kasut yang ada. Maafkan saya, cikgu." Jawabnya
"Kenapa kamu tak beritahu cikgu dan kenapa kamu biarkan saja cikgu pukul kamu?"
" Mak pesan, jangan meminta2 pada orang, jangan ceritakan kemiskinan kita pada orang. Kalau cikgu nak pukul serahkan saja punggung kamu."

Sambil menahan airmata yang mula berguguran saya memeluk anak itu, "Maafkan cikgu, ......."
Kejadian itu cukup menginsafkan saya. Selepas itu saya cuba membantunya setakat yang mampu.

Emel dari : Dr. Zamri UKM
Selasa, 8 September 2009

8 Type Manusia

"Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan ke atas kamu berpuasa, sbg mana telah diwajibkan ke atas orang-2 sebelum kamu, mudah-mudahan jadilah kamu insan bertaqwa [Muttaqin]" 183 - Al-Baqarah

1. Kafir
2. Fasik
3. Musyriq
4. Munafiq
5. Muslim
6. Mukmin
7. Muttaqin
8. Murtad

Ke mana puasa mau bawa kita?

Destinasinya ialah taqwa [Muttaqin], seruan (ayat di atas) ini ditujukan kepada orang-orang mukmin. Kerana orang Mukmin lah yang boleh menuju muttaqin, sedangkan muslim dan munafiq, jarak mereka lebih jauh lagi untuk kesana, bahkan hampir2 ada yang tidak layak.

Insan Muttaqin adalah penghuni syurga, mereka layak dan digambarkan ALLAH Taala berada di syurga akhirat yang penuh kenikmatan, sebagaimana tercatat dalam surah Amma, "Sesungguhnya orang2 muttaqin berada di atas tempat yang tinggi (di dalam syurga)" . Sedangkan sahaja orang-2 yang mencapai taraf mukmin sudah lebih baik berbanding muslim.

Siapa Mukmin ?

Dalam surah Al-Anfal tuhan berbicara, "Sesungguhnya orang2 Mukmin itu, apabila disebut nama ALLAH, gementarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat2 ALLAh, bertambah2lah keimanan mereka "

Mana Jalan Menuju Muttaqin

Tiada jalan lain, ibarat mahu ke luar negeri melalui pesawat, kita harus ke airportterlebih dahulu, begitulah kalau mahu ke muttaqin, kita harus melalui mukmin dahulu, cepat atau lambat urusan kedua.

Ayuh semua, mari kita meneruskan kembara ini, menuju muttaqin...
Ahad, 6 September 2009

Mohon Derma Surah Yaasin

sSebagaimana lazimnya, setiap hari Jumaat di SK Bangi telah menjadi kebiasaan bacaan surah Yaasin dan tazkirah diselang-seli. Murid SK Bangi kini berjumlah 900 orang lebih.

Untuk masa ini, jumlah Surah Yaasin tidak mencukupi untuk murid-murid, gara-gara tersebut ada murid yang mengambil sikap berdiam diri.

Admin SK Bangi memberi peluang di bulan yang mulia ini kepada semua pembaca untuk menyedekahkan
Surah Yaasin untuk bacaan murid-murid di sekolah ini sebagai sumbangan amal jariah. Boleh diniatkan pahala bacaannya untuk arwah ibu dan bapa yang telah meninggal dunia.

Anda boleh membelinya dengan harga murah "sedikit kot"di Mydin atau mana-mana kedai berhampiran. Jumlah diperlukan sekitar 100 buah lagi.

s

Foto menunjukkan murid-murid di SK Bangi membava Surah Yaasin pada hari Jumaat. Anda boleh menyumbang seberapa yang mampu.

Akhirat Nanti Tempat Pulang Kita



Alangkah singkatnya hidup, antara azan dan sholat, begitulah perumpamaan tempoh manusia hidup. Bukankah hanya sekejap saja antara azan dan sholat? Waktu kita dilahirkan, bapa kita meng-azankan di telinga kita, dan, sewaktu... kita pergi buat selamanya nanti, orang ramai yang membetulkan saf, "Sahaja aku sembahyang sunat ke atas mayat ini, Lillahi Taala".

Oleh itu, sebarkan kasih sayang, ciumlah orang-orang terdekat dengan anda sewaktu anda masih hidup. Adalah, sangat pilu, mengingatkan manusia yang tidak pernah diciumi anaknya, namun ketika mayat berada di atas tikar mengkuang, ketika itu orang memanngil, siapa belum lihat lagi sila datang kemari, sapa belum cium lagi, sila ke mari.

Ketika itu....waduh....apa gunanya lagi bagi si mayat yang akan mengembara ke alam barzakh, apalagi yang pergi tanpa bekalan.




Carilah dunia, seolah-olah engkau akan hidup selamanya, dan beramal-lah untuk akhiratmu, seolah-olah engkau mati esok hari. Carilah akhirat bagi dirimu. Hidup ini kontrak cuma, hanya sementara, setiap jiwa akan diberikan kesempatan sekali sahaja untuk hidup. Ayuh...semua, kita beramal.

"Ku Merintih
Aku Menangis
Ku Meratap
Aku mengharap
Ku meminta dihidupkan semula
Agar dapat kembali ke dunia nyata
Perjalanan ruhku
Melengkapi sebuah kembara
Singgah di rahim bonda sebelum menjejak ke dunia
Menanti di barzakh sebelum berangkat ke mahsyar
Diperhitung amalan
Penentu syurga atau sebaliknya
Tanah yang basah berwarna merah
Semerah mawar dan juga rindu
7 langkah pun baru berlalu
Seusai talqin bernada syahdu
Tenang dan damai di pusaraku
Nisan batu menjadi tugu
Namun tak siapapun tahu Resah penantianku
Terbangkitnya aku dari sebuah kematianku
Seakan kudengari tangis mereka yg kutinggalkan
Kehidupanku di sini bukan suatu khayalan
Tetapi ia sebenar kejadian
Kembali Ruh kembali
Kembalilah ke dalam diri
Sendirian sendiri
Sendiri bertemankan sepi
Hanya kain putih yang membaluti tubuhku
Kewujudan kaku jasad di dalam keranda kayu
Ajal yang datang di muka pintu
Tiada siapa yang memberi tahu
Tiada siapapun dapat hindari
Tiada siapapun yang terkecuali
Lemah jemari nafas terhenti
Tidak tergambar sakitnya mati
Cukup sekali tak sanggup untuk ku mengulangi
Jantung berdegup kencang menantikan malaikat datang
Menggigil ketakutan kelam pekat di pandangan
Selama ini diceritakan kini aku merasakan
Di alam barzakh jasad dikebumikan
Ku merintih
Aku menangis
Ku meratap
Aku mengharap
Ku meminta
Dihidupkan semula
Agar dapat kembali ke dunia nyata

" Far East
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...